Tadi malam aku bertemu dengan diriku.
Bukan diriku yang asli tapi diriku yang lain. Ingat itu.
Sejenak kaget melihat diriku di depan aku.
Bukan diriku yang asli tapi diriku yang lain. Ingat kan.
Kulihat dari atas sampai bawah. Itu memang diriku.
Ingat ya. Bukan diriku yang asli tapi diriku yang lain.
"Kenapa kau muncul di hadapanku ? " tanyaku.
"Aku muncul karena ada kau" jawabnya.
"Tapi aku ada bukan mauku juga"
"aku juga ada bukan mauku"
"Lantas, kenapa kau datang malam ini ? " lanjutku.
"Sebetulnya aku hadir di hari-harimu, dan itu pasti.
Namun kau terkadang mengacuhkanku. terkadang ingat, terkadang kau lupa." balasnya.
"Walaupun begitu, aku tidak butuh dirimu."
"Tak usah berkhianat. Kau pasti membutuhkanku kapanpun, dimanapun, saat kapan pun kau butuh aku.
Aku memberimu petunjuk ke jalan yang lurus, agar kau selamat, agar kau bahagia, dan agar kau menjadi dirimu yang seutuhnya.
Perlu kau tahu Dia menciptakan diriku untuk dirimu karena kasih sayang.
Bukan hanya padamu saja, tetapi pada kau, kau, kau yang lain."
"Pertanyaan terakhir setelah itu aku tidur. Telingaku jadi bising mendengarnya. Untuk apa kau muncul ?"
" Agar kau tahu, bahwa kau tidak sendirian.
Aku akan setia menemanimu, saat ini sampai kau kehilangan ruhmu.
Saat kau berada dalam keramaian, aku ada.
Saat kau berada dalam kesenangan, aku ada.
Saat kau berada dalam kebingungan, aku ada.
Saat kau berada dalam kecemasan, aku ada.
Saat bumi mengguncangkan isinya dan kau merasa takut, aku ada.
Saat kau ...."
"Cukup !!! Tutup Mulutmu !!! Sebenarnya siapa kau ini ? "
"Aku imanmu."